Martabak Telor Legit Group

Hai semuanya, kembali lagi dalam petualangan mengulas martabak.

Di kesempatan ini martabak yang akan dicoba adalah martabak yang sudah tidak asing bagi warga yang berdomisili di Bandung. Yap, kali ini saya akan menceritakan pengalaman menyantap martabak dari Legit Group, martabak yang beberapa tahun belakangan tiba-tiba saja memiliki banyak cabang di seluruh penjuru Bandung.

Mengapa Legit Group? Err… sebenarnya pengen nyicip martabak telor yang lain sih. Tapi karena kebetulan sudah habis, jadinya ganti pilihan ke Legit Group. Kebetulan lewat pas jalan balik.

Mari simak penampakan dari penjual martabak Legit cabang Tubagus ini.

P1010803

Tampak cerah dan bersih. Lampunya lebih terang dibanding reklame salon di sebelahnya.

Penjualnya juga memakai kaos yang seragam. Tampak profesional dan legit.

Mari kita lihat menu jualannya.

P1010804

Harga martabak manisnya masih sama, 17rb untuk segala kombinasi topping.

Lho, kok rasanya harga yang telor naik ya? Atau saya yang salah ingat? Ya sudahlah, karena memang lagi pengen martabak telor mahal sedikit tak apalah. Topping yang dipilih adalah daging sapi.

P1010808

Kalau yang telor diracik dan dimasaknya dalam ruangan, jadinya ga bisa dilihat lebih dekat. Tapi nampaknya cara masaknya tidak ada yang aneh-aneh sih.

P1010806

Kalau di menu keterangannya cuma pakai 3 telor, tidak ada keterangan lanjutan ayam atau bebek. Tapi kalau tengok di bawah meja, ada telor ayam dan bebek. Di keranjang sampah juga tercampur, ada sisa telor ayam dan bebek.

Kayaknya tergantung mood tukang masaknya sih, lagi pengen pakai telor ayam atau bebek. Jadinya seperti gacha, kalau beruntung adonan martabaknya pakai 3 telor bebek.

P1010811

Sementara itu di bagian martabak manis…

Entahlah tumpukan kalengnya mau diapain, lagi males kepoin. Imajinasikan aja sendiri.

Singkat cerita martabak telor sudah masak, dan dibawa pulang untuk disantap. Mari kita keluarkan dari kresek.

P1010816

Duh.. dus martabaknya udah lembek, kayak mau hancur. Nampaknya bahan dusnya kurang oke.

Foto martabaknya lumayan menggugah sih, kayaknya potongannya gede dan cukup berisi gitu telornya. Tapi kalau dilihat terlalu dekat foto martabaknya jadi blur. Nampaknya jarak pandang yang baik sekitar 40cm.

P1010820

Di sisi bawah kardus martabak ada tulisan komposisi bahan yang dipakai, nice info.

Bahannya ada memakaii terigu, gula??  Margarin, garam telor?? Air??

Mungkin mereka menyembunyikan komposisi sebenarnya dari martabak ini, dan bahan di atas untuk mengecoh kompetitor.  Martabak lagi naik daun gitu, pasti banyak yang nyoba niru.

Coba kita tengok dalam dusnya.

P1010821

Hmm… kopong juga ya. Kirain bakal penuh isi kardusnya.

Ada 12 potongan mini dalam kardus, sedikit lebih kecil dibanding foto diluar. Terus 4 sachet sambel, sebagai ganti acar dan lainnya.

Kulit dan bentuk martabaknya terlihat gentle, menggugah batin ini untuk segera menyantap. Apalagi di bawah pantulan blitz kamera kayak di foto ini, kulitnya tampak lebih juicy yak.

P1010822

Duh, efek pantulan blitz ini bikin kulitnya 3x lebih menggiurkan memang. Beruntung juga ruangan lagi kurang cahaya, jadinya foto dengan blitz gini lebih bagus keliatannya.

Coba kita rentangkan badan martabak yang seksi ini.

P1010825

Adonan telornya lumayan banyak. Jumlah daun bawangnya juga tidak berlebih. Ada 1 potong daging sapi di dalam yang lebih tampak seperti bakso.

Kalu dilihat dari warnanya kayaknya ini pakai telor ayam. Tapi ga yakin juga deng, belom mencoba menjadi ahli telor.

P1010826

Haaaaapp…

Potongan pertama saya berikan kepada teman, sebut saja teman A. Kebetulan lagi di kamar dia soalnya. Kumisnya mengganggu, coba diabaikan saja.

“Mmmmmm… ” gumam teman A.

“Mmmmm… ” balas saya.

Enak rasanya. Lebih enak dari ekspetasi saya sebelumnya. Jumlah garam dan msg nya pas, tidak kurang. Telornya juga lebih terasa banding martabak standar lain, dan jumah daun bawangnya tidak berlebih. Daging sapinya pun terasa kenyal dan lezat. Ada untungnya ukuran potongan martabaknya tidak segede foto cover di dus.

Tekstur kulitnya juga unik. Tidak terlalu tebak, dan juga pas masak tidak terlalu garing. Jadinya terasa lembut dan renyah ketika masuk di mulut.

P1010827

Coba juga ah martabak dengan sambel sachet..

Rasanya lebih meriah dan gurih dikit sih. Tapi ga banyak peningkatannya. Coba ada acar pasti lebih enak.

Kalau kata seorang teman yang lainnya lagi, sebut saja teman H, martabaknya kali ini rasanya lebih enak dibanding dahulu kala. Menurutku iya sih memang lebih enak. Mungkin efek pergantian pegawai. Atau mungkin mereka menemukan formula martabak telor yang baru, makanya harganya menjadi 25rb.

P1010842

Masih ada kriuk yang tersisa di bawah ternyata. Habisin deh.. nyam nyam…

Overall untuk martabak telor Legit Group yang ini saya memberikan skor

  • pandangan pertama = 7.5/10
  • kulit = 8.5/10
  • adonan isi = 8.5/10
  • pelengkap = 6/10
  • price-value = 8/10

Dengan harga 25rb, martabak telor ini memang legit untuk dijadikan santapan malam. Moga-moga rasanya tidak berubah lagi di pembelian berikutnya.

Bagi yang berminat mencoba, bisa lihat alamat pada struk pembelian berikut.

P1010844

Hmm, Tubagus Ismail apa Simpang Dago? Kok ada 2 nama jalan?

Nampaknya struknya masih ngaco. Coba saja jalan menelusuri Tubagus Ismail di depan belokan ke Tubagus Dalam II. Pasti bakal terlihat jualan martabak Legit Group ini kalau sudah jualan. Soalnya lampunya terang.

Sekian saja.

P.S: Jangan lupa untuk berlangganan rss feed dengan memilih tombol pada sidebar, untuk tetap mendapatkan cerita terbaru tentang martabak!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s