Pesan Online Martabak Monkey

Yo semuanya, kembali dalam cerita dan review martabak di manis telor kehidupan.

Di kesempatan ini saya akan membahas martabak yang mungkin belum banyak terdengar, yakni martabak manis dari martabak monkey. Martabak monkey ini memiliki keunikan dibanding dengan martabak lain, yaitu mereka memposisikan diri mereka sebagai delivery martabak manis yang siap mengantar pesanan se-kota Bandung.

Karena kebetulan malam kemarin diramalkan bakal hujan, sorenya saya coba browsing ke situs martabak monkey ini. Penampakan awalnya sebagai berikut.

1

Di halaman depan situs martabakmonkey.com dituliskan jadwal layanan martabak, kontak yang bisa dihubungi, tab menu seddaph & klasik, dan tombol untuk mengorder pesanan. (belum tampak di foto)

Agak aneh sih di halaman depan ini masih dituliskan kontak dengan gede. Harusnya tombol untuk order atau menunya yang lebih ditonjolkan.

Mari coba kita tengok menu yang ditawarkan.

2

Pada bagian menu seddaph bisa dilihat berbagai pilihan martabak dengan aneka topping yang unik. Ada 11 menu, dan 1 pilihan untuk memilih sendiri pesanan. Menu-menunya tampak unik, dan juga fotonya tampak menggiurkan. Kecuali yang Customize.

Kisaran harganya antara 40-60rban dengan ukuran medium, jadi martabak ini sudah bisa dikategorikan untuk kelas paman sih.

Lanjut ke menu klasik.

3

Hmm, cuma ada 4 pilihan menu ternyata.

Daan… tidak ada topping pisang. Janggal juga tidak melihat pilihan martabak pisang di martabak dengan maskot monyet.

Kisarann harganya sendiri 20-32rb untuk ukuran medium. Lebih merakyat harganya ketimbang menu seddaph.

Setelah melihat menu, mari kita coba memesan martabaknya.

4

“Tampaknya order online tidak bisa menjangkau kami. Coba hubungi nomor berikut.”

Kurang lebih begitu terjemahan tulisan yang muncul.

Yaaah, layanan pesanan online-nya ternyata ga bisa. Jadi mesannya harus secara manual dengan menghubungi kontak yang ada. Pantesan sih di halaman depan yang digedein kontak yang dapat dihubungi.

Okey, mari kita coba hubungi via line. Biar online sesuai judul artikel.

Saat line-nya di add, ada pesan balesan sebagai berikut.

5

Okey, saat ini kita sedang berhubungan dengan Simon, maskot martabak monkey. Dan selain mesan martabak, kita bisa juga nitip belanjaan ke Simon. Waw! Bisa nitip beli nasi putih ini, seandainya mereka jualan martabak telor.

Eh, ada juga pesan mengenai promo yang berlangsung, mari kita tengok.

6

Beli martabak Charcoal Blueberry dan Red Velvet Chocomint seharga 85rb.

Hmmmm…. keduanya sangat menarik dan benar-benar menggoda. Oke, mari kita coba promo yang ditawarkan, dan 1 martabak dari menu klasik. Coklat kacang yang standar. Dan tambahan Big Lime untuk minumnya, serta 5 bungkus indomi untuk berhemat besok-besoknya.

Singkat cerita, pesan via Line dibales cepat, skitar 1-2 menit. Bisa nentuin jam berapa pesanan mau dianter juga. Ada ongkir yang perlu diantar, sebesar 5rb. Dan Big Lime katanya lagi habis, entah mengapa. Pesanan yang dikirim jadinya 3 martabak manis dan 5 bungkus indomi goreng, belum dimasak.

7

Pesanan pun tiba.

Sebelumnya saya kira pesanan bakal diantar oleh pria bertopeng monyet. Ternyata tidak, yang nganter mang gojek normal. Jadi tarif antar dari martabak monkey akan mengikuti tarif go-food yang berlaku. Lumayan juga sih, go-food lagi promo jadi 5rb ongkirnya juga turun, tidak di mark-up.

Mari kita lihat kemasan dari martabaknya.

8

Waaw, tampak elegan dan engaging packaging dari martabak ini. Juga setiap box diselipkan nama pemesan dan ucapan “Dibuat dengan sepenuh hati”.

Tidak perlu gambar-gambar martabak atau makanan di kemasan, tapi bikin penasaran untuk membukan dan menengok isi box.

Tunggu dulu tapi, mari lihat sisi lain dari box-nya.

9

Di sisi depan box ada reminder kalau kita bisa nitip belanjaan kepada Simon, juga jam operasi dari martabak monkey. Ada alamat web juga deng. Cukup informatif bagi pembeli.

Apakah hanya ini saja yang ada di kemasan? Ternyata tidak!

11

Di sebelah kiri dari kemasan ternyata diselipkan voucher potongan harga untuk pembelian menu seddaph berikutnya! Wow, insentif yang cukup menarik untuk kembali memesan martabak ke Simon.

10

Tidak hanya itu, diluar package yang diterima juga diberikan kartu berstempel, dimana pada pemesanan ke-5 akan mendapatkan diskon 50%, dan untuk pemesanan ke-10 mendapatkan bonus 1!

Selain itu ada juga rank-rank tertentu sebagai little achievement bagi pemesan. Luar Biasa!!

Tetapi apakah martabak ini mampu memikat pembeli untuk meraih level Kera Sakti? Mari kita tengok isi kemasannya sekarang.

12

Charcoal Blueberry yang tampak menggoda dengan  kombinasi hitam dan violetnya.

Mari lihat dari sudut yang lain.

13

Tekstur dan olesan menteganya tampak menggoda. Ketebalannya juga cukup mini, jadi tidak terlihat mengintimidasi. Hmm, tapi rasanya olesan selai tidak sebanyak foto promonya ya?

Coba kita tengok bagian dalamnya.

14

Mostly hitam dan sedikit warna violet. Kayaknya sebagian selainya bercampur susu dan mentega, kemudian memudar warnanya. Mari kita cicip saja bagaimana rasanya?

*Nyam, nyam….

Oouu, kombinasi rasa yang menarik! Selai yang berwarna violet memberikan cita rasa semacam isi oreo yang rasa es krim, manis-manis krim dan dingin. Sementara dagingnya yang item teksturnya baik. Ada rasa-rasa pahitnya seperti dark chocolate. Eh, mungkin beneran dari campuran dark chocolate. Mentega nya juga jumlahnya hampir pas, cukup terasa di lidah dan memberi aroma gurih. Keseluruhan martabak terasa enak. Menurut saya mungkin susunya saja yang agak kurang.

Daro Charcoal Blueberry mari kita mencoba yang klasik dulu.

15

Memang tampak classy…

Coba lihat isiannya.

16

Hmm… potongan-potongan kacangnya tampak besar dan padat. Personal menurutku kacang yang digiling lebih menarik. Tapi yang satu ini juga tampak oke.

17

Potongan martabak klasik ini juga tidak terlalu tebal. Nampaknya toppingnya akan jauh lebih terasa ketimbang martabak pada umumnya. Saatnya untuk dilahap.

*Happ.. mmm..

Wow, beneran sungguh terasa isi adonan dari martabak ini. Berkat daging yang lebih tipis, mentega dan susu dalam martabak makin terasa. Kacangnya pun lebih terasa gurih. Adonan dagingnya juga memiliki tekstur yang baik seperti martabak yang sebelumnya. Overal menu klasik ini lebih enak banding martabak pinggir jalan pada umumnya.

Dan saatnya menjajal martabak yang terakhir.

18

Hmm, kali ini warna hijau dari chocomint lebih terlihat samar-samar ketimbang warna violet sebelumnya. Apalagi dibanding foto promo. Moga memang disengaja biar kombinasinya pas.

Di sisi martabak dapat terlihat meses yang belum meleleh.

19

Kali ini potongan daging martabaknya lebih tebal dibanding 2 martabak yang sebelumnya. Dan bisa terlihat sedikit lelehan chocomint bercampur dengan lelehan meses dan susu. Mari kita cicip saja martabaknya/

*Nyam, nyam, slurrp…

Whoa.. ternyata dibalik chocomint yang tipis terasa mint yang kuat! Olesan susu juga lebih terasa di martabak Red Velvet ini, mengimbangi adonan daging yang lebih tebal. Dagingnya sendiri oke seperti daging sebelumnya, dimana red velvet kali ini memberikan sedikit rasa manis di daging. Personally menurutku chocomint ini yang paling enak di antara ketiganya.

Nikmat juga rasanya malam ini menyantap 3 menu dari martabak monkey. Saatnya beberes kotak kemasannya. Eh, apa ini??

P1010959

Apaa?? Bahkan di bagian bawah dus-nya ada permainan cari kata?? Dan ada potongan harga untuk permainan ini juga??

Luar biasa sekali box martabak yang satu ini. Kapan-kapan coba isi deh kalau mau pesen lagi.

Okey, membeli martabak ini sungguh pengalaman menarik. Overall skornya:

– kesan pandangan pertama = 10.1/10
– topping = 8.5/10 untuk klasik, 9/10 untuk menu seddaph
– daging = 8.5/10
price-value = 8.5/10 untuk klasik, 8/10 untuk menu seddaph

Worth it untuk dicoba dan dipesan untuk menemani malam yang dingin. Yang seddaph sayangnya agak kemahalan sih, karena beberapa potongan-potongan harga untuk pembelian berikutnya. Kalau dikombinasikan dengan potongan 15rb dari box, price-value untuk menu seddaph menurutku di atas pilihan menu klasik.

Eh, tapi bagaimana cara pakai voucher dari box atau kartu yang distempelnya? Apa kasih ke gojek yang ngantar, terus nanti dipotong? Kapan-kapan deh baru coba tanyain ke Simon.

Yang berminat mencoba martabak Monkey, langsung saja klik martabakmonkey.com dan hubungi via Line atau sms!

P.S. Jangan lupa subscribe rss feed di sidebar untuk mendapat update cerita terbaru mengenai martabak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s